Rabu, 08 April 2009

Media Relations (News Release)

Zoraya Pelu, Metro TV

Menghargai Hak Paten Masyarakat Indonesia

Jkt, 27/1 - “ Peduli paten adalah tema yang kami angkat, mengingat bahwa sumber dari semua permasalahan yang ada adalah kurangnya kepedulian masyarakat mengenai masalah hak paten sehingga setiap ada hal baru yang merupakan hasil karya anak negeri dipatenkan lebih dahulu oleh orang luar maka barulah mereka angkat bicara karena merasa kecolongan, “ tutur Lorrain Eveline Swantika, Direktur Utama Butterfly Media Planner, Selasa di Jakarta.

Menurut Lorrain Eveline Swantika, hal ini terjadi dikarenakan tingkat kesadaran yang rendah dari masyarakat terutama para pengrajin industri juga seminar dan budayawan dalam mematenkan karya mereka. Seperti pengalaman yang diceritakan oleh Kinara dan Vina dalam Press Conference tesebut, dalam hal ini Kinara adalah seorang designer batik yang kecolongan karyanya dan Vina adalah seorang pemilik Soto Gebrak Gacil yang kecolongan bumbunya.

Meningkatkan kesadaran hak paten di masyarakat merupakan hal yang sangat penting saat ini, mengingat kurang dihargainya hak paten yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, Butterfly Media Planner menghimbau kepada masyarakat luas tentang pentingnya hak paten tersebut. Himbauan tersebut berupa penyuluhan yang dilakukan ke tiap – tiap daerah sasaran.









Zoraya Pelu, Lampu Merah

Banyak Anak, Banyak Masalah!!

Jkt, 27/1 - Sadarkah Anda bahwa budaya Indonesia “banyak anak, banyak rejeki” semakin merendahkan kualitas penduduk Indonesia? Budaya Indonesia telah mengalahkan program KB yang telah ada sebelumnya.

Terlupakannya masalah KB merupakan hal yang banyak perlu dicemaskan saat ini.
KB merupakan hal yang serius untuk dibahas saat ini, oleh karena itu Gerakan Nasional Keluarga Berencana (GNKB) yang merupakan bagian dari BKKBN bekerjasama dengan Mamen Media Planner untuk menggalakkan program KB. Program KB itu sendiri terbagi atas program jangka panjang dan jangka pendek.

Penyuluhan ke berbagai daerah merupakan bagian dari program jangka pendek GNKB sendiri, sementara itu mengadakan iklan kemasyarakatan dan penyebaran poster, flyer dan brosur tentang KB merupakan program jangka panjang dari GNKB. Diharapkan masyarakat Indonesia akan semakin peduli dengan program KB.












Zoraya Pelu, Hardrock fm

GNOTA GOES ONLINE

Jkt, 27/1 - Program “GNOTA Goes Online” merupakan sebuah program dimana masyarakat atau para Orang Tua Asuh dapat menyalurkan bantuannya melalui internet, seperti yang dikemukakan Cindytia Ika, tim media relations, dalam Press Conference, Selasa di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Cindytia Ika mengatakan bahwa kini cara untuk menjadi orang tua asuh cukup mudah, yaitu hanya dengan menjadi e-parents dan mengunjungi situs resmi YLGNOTA (www.gn-ota.or.id). Dalam situs tersebut, para calon orang tua asuh hanya perlu mengisi data diri yang dibutuhkan dan memilih calon anak asuh yang akan mereka bantu. Bantuan tersebut dapat diberikan dengan cara mentransfer dana ke yayasan tersebut.

Kemudahan lain yang diberikan dalam situs ini adalah para e-parents dapat melihat foto, data diri anak asuhnya serta data penggunaan dana sumbangan melalui website tersebut. Penyaluran dana juga dilakukan secara kredibel dengan adanya transparansi dalam penggunaan dana tersebut. GNOTA sangat mengharapkan peran serta seluruh masyarakat untuk menggalakkan program ini.

















Tidak ada komentar:

Posting Komentar